Contoh Kontrak / Perjanjian

Berikut susunan dan bagian-bagian dalam pembuatan kontrak / perjanjian, sebagai contoh dibawah ini adalah kontrak / perjanjian sewa – menyewa :

Bagian PembukaanJudul ——–PERJANJIAN SEWA MENYEWA———–
Waktu Penandatanganan Kontrak Pada hari ini, Senin, tanggal satu bulan November tahun dua ribu tujuh (01-11-2007), kami yang bertanda tangan dibawah ini : ………………………….
Komparisi (Pihak yang menyewakan 1.   Putraman Labalo, swasta, bertempat tinggal di Jalan Ahmad Yani Nomor 05 Palu, dalam hal ini bertindak atas namanya sendiri, selanjutnya dalam perjanjian ini disebut Pihak Pertama atau Pihak yang menyewakan……………………..
Komparisi (Pihak Penyewa 2.   Ashar Dg Sule, swasta, bertempat tinggal di Jalan Garuda Nomor 15 Palu, dalam hal ini bertindak untuk dirinya sendiri. Selanjutnya dalam perjanjian ini disebut Pihak Kedua atau Pihak Penyewa
Recitals PIHAK PERTAMA tersebut di atas menerangkan ……………… dengan ini menyewakan kepada PIHAK KEDUA yang menerangkan menerima dalam persaewaan dari…………….PIHAK PERTAMA , berupa bangunan ruko….
Ruang Lingkup (rumah dan toko) bertingkat 1 (satu) berlantai 2 (dua) milik PIHAK PERTAMA, berikut dengan ……………………………… turutan-turutannya, yang berdiri di atas sebagian dari sebidang tanah HAK MILIK, setempat dikenal………………….. sebagai bangunan ruko  (rumah dan toko) di Jalan Gatot Soebroto Nomor 31, Palu ; berikut sambungan aliran listrik dari Perusahaan PLN sebesar 2.300 (dua ribu tiga ratus) watt, sambungan air dari PDAM dan sambungan pesawat telepon 1 (satu) line dari PT. TELKOM dengan nomor 423486……………
Isi Kontrak Selanjutnya, perjanjian sewa menyewa ini terjadi dan diterima dengan memakai syarat-syarat dan perjanjian-perjanjian sebagai berikut…………………………………………………………………..
Klausula Transaksional …………………..Pasal 1………………….

Persewaan ini dimulai sejak tanggal 01 November 2007 dan dibuat untuk jangka waktu 2 (dua) tahun lamanya………………. sehingga persewaan ini akan berakhir pada tanggal 01 November 2009 dan atas persetujuan para pihak ………………… perjanjian sewa menyewa ini dapat diperpanjang untuk jangka waktu dan dengan syarat-syarat yang disetujui oleh kedua belah pihak, asalkan 3 (tiga) bulan sebelum perjanjian sewa menyewa ini berakhir PIHAK KEDUA telah memberitahukan maksudnya tersebut kepada PIHAK PERTAMA…………………………………

Klausula Transaksional

Klausula Antisipatif

……………….Pasal 2……………………….

Pada saat berakhirnya sewa menyewa ini, maka PIHAK KEDUA. harus sudah mengosongkan bangunan tersebut………………. dan menyerahkan kembali langsung kepada PIHAK PERTAMA.. agar dapat ditempati oleh PIHAK PERTAMA, sedang …………… PIHAK PERTAMA tidak diwajibkan untuk menyediakan……….. bangunan  lain guna menampung PIHAK KEDUA.

Apabila pada tanggal 01 November 2009 ternyata PIHAK KEDUA tidak dapat mengosongkan bangunan tersebut dari seluruh penghuni dan barang-barang yang menempati bangunan tersebut, maka untuk setiap hari keterlambatan PIHAK KEDUA akan dikenakan denda sebesar Rp. 100.000.00 (seratus ribu rupiah) perhari untuk setiap hari keterlambatan pengosongan bangunan ruko (rumah dan toko) ………………….. tersebut, denda mana dapat ditagih dengan seketika dan sekaligus lunas………………………………………………………..

Apabila keterlambatan itu berlangsung sampai 1 (satu) minggu… sejak keterlambatan pada hari pertama, maka PIHAK KEDUA…. sekarang untuk nanti pada waktunya memberi kuasa …………… kepada PIHAK PERTAMA untuk mengosongkan bangunan tersebut dari semua penghuni dan barang-barang yang ………… menempati bangunan tersebut di atas biayanya PIHAK KEDUA, bilamana perlu dengan bantuan Polisi atau pihak yang berwajib.

Klausula Transaksional ………………..Pasal 3……………….

Uang sewa bangunan tersebut adalah sebesar …………………….

Rp. 100.000.000.00 (seratus juta) pertahun, jumlah uang sewa ….. sebesar tersebut telah dibayar oleh PIHAK KEDUA kepada…….. PIHAK PERTAMA sebelum akta ini ditandatangani dan ……….. untuk penerimaan uang sebesar tersebut akta ini berlaku ………. Juga sebagai tanda penerimaan uang (kwitansi) yang sah………..

Klausula Transaksional/Spesifik ………………..Pasal 4……………….

PIHAK PERTAMA menyerahkan bangunan itu kepada PIHAK KEDUA dalam keadaan kosong dari penghuni dan barang-barang milik PIHAK PERTAMA dan segera dapat dipergunakan oleh PIHAK KEDUA, untuk jangka waktu persewaan ini, sedang jikalau perjanjian ini berakhir karena apapun juga, maka PIHAK KEDUA harus menyerahkan kembali bangunan itu dalam keadaan kosong dan terpelihara baik kepada PIHAK PERTAMA atau kuasanya sebagaimana keadaan bangunan tersebut pada waktu persewaan ini dimulai, berikut sambungan listrik, air minum dan telepon…………….

Klausula Trasaksional ………………Pasal 5…………………

PIHAK PERTAMA memberi izin serta persetujuan kepada PIHAK KEDUA untuk mempergunakan bangunan tersebut, yaitu sebagai kantor dan gudang.

PIHAK KEDUA atas tanggungannya sendiri berhak dan seberapa perlu dengan ini diberikan kuasa oleh PIHAK PERTAMA untuk mengadakan perubahan dan/atau tambahan kecil pada bangunan tersebut, asal saja hal itu diberitahukan terlebih dahulu kepada PIHAK PERTAMA dan tentang perubahan/tambahan itu tidak akan mengubah konstruksi dan tidak akan mengurangi nilai bangunan itu, sedang tambahan pada tiap bangunan itu, yang menjadi suatu bagian  (kesatuan) yang tidak dapat dipisahkan dari bangunan induknya, menjadi milik PIHAK PERTAMA…………………………………………..

Klausula Antisipatif ………………Pasal 6………………..

PIHAK PERTAMA menjamin PIHAK KEDUA bahwa selama perjanjian sewa menyewa ini berlaku, PENYEWA tidak akan mendapat suatu tuntutan dan/atau gugatan dari pihak lain yang menyatakan mempunyai hak atas tanah dan bangunan tersebut di atas dan oleh PENYEWA dengan ini dibebaskan oleh YANG MENYEWAKAN mengenai hal-hal tersebut………………

Klausula Covenant Selama masa sewa tersebut berlangsung PIHAK PERTAMA diwajibkan untuk mengasuransikan  bangunan tersebut pada perusahaan asuransi yang dipandang baik oleh PIHAK PERTAMA sedangkan PIHAK KEDUA hanya wajib mengasuransikan barang-barang miliknya saja dan premi-preminya harus dibayara oleh PIHAK PERTAMA. Apabila terjadi musibah kebakaran yang mengakibatkan musnahnya bangunan yang disewakan tersebut, maka sewa menyewa ini berakhir dan dalam hal demikian sisa uang sewa sebesar masa sewa yang belum terpakai tidak wajib dikembalikan oleh PIHAK PERTAMA menjadi hak PIHAK PERTAMA……………
Negative Covenant ………………Pasal 7………………..

selama jangka waktu persewaan ini berlangsung dalam pasal 1 di atas,maka PENYEWA tidak  diperkenankan untuk memindahkan hak sewanya  atau menyewakan lagi (onderverhuren) apa yang disewanya itu, baik sebagian maupun seluruhnya kepada pihak lain  tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari YANG MENYEWAKAN…………………..

Affirmatif Covenant …………….Pasal 8………………..

PIHAK KEDUA harus memelihara apa yang disewanya itu sebaik-baiknya dan memakai/mempergunakan bangunan itu sebagai pemakai yang jujur (alseen goed huisvader) ……………..

Jikalau dalam waktu persewaan ini timbul kerusakan kecil maupun kerusakan besar akibat kerusakan kecil yang tidak segera diperbaiki pada bangunan itu, terutama akebocoran pada atap, keretakan pada dinding dan kerusakan-kerusakan kecil lainnya. Sepenuhnya ditanggung oleh PIHAK KEDUA, sedangkan kerusakan besar yang tidak termasuk pemeliharaan biasa, diantaranya karena kebakaran yang bukan kesalahan PIHAK KEDUA  (force majeure), termasuk pula pekerjaan-pekerjaan lain yang diharuskan oleh pemerintah atau akibat bencana alam, harus dilakukan oleh dan atas biaya PIHAK PERTAMA…………………………………………………………..

Kalusula Antisipatif/

Transaksional

/Affirmatif Covenant

Bilaman atas teguran pertama oleh PIHAK KEDUA, PIHAK PERTAMA tidak melakukannya, maka PIHAK KEDUA berhak melakukan perbaikan-perbaikan yang diperlukan  dan seluruh biaya tetap sepenuhnya oleh PIHAK PERTAMA, bilamana perlu diperhitungkan dengan perjanjian waktu persewaan, untuk jangka waktu yang seimbang dengan harga sewa yang berlaku dalam perjanjian ini…………………………………………………
Klausula Transaksional/

Affirmatif Covenant

…………….Pasal 9……………….

Segala pungutan mengenai bangunan berikut tanahnya tersebut termasuk (PBB) dan biaya langganan listrik, air minum,serta peawat telepon wajib ditanggung dan dibayar oleh PIHAK KEDUA selama menyewa bangunan tersebut, termasuk biaya pengikatan ditanggung dan dibayar oleh PIHAK KEDUA……..

Klausula Antisipatif …………………Pasal 10………………Tentang segala hal yang tidak atau belum cukup diatur dalam perjanjian ini akan diputuskan atas permufakatan kedua belah pihak secara bersama dengan berpedoman pada perjanjian ini…
Klausula Antisipatif/

Domisili Hukum (penyelesaian sengketa)

…………….Pasal 11………………..

Apabila selama masa perjanjian ini berlangsung dan/ atau berakhirnya perjanjian ini, sekiranya terdapat perselisihan menyangkut hal-hal yang bertentangan dengan kewajiban hukum kedua belah pihak, maka kedua belah pihak memilih tentang hal ini dan segala akibatnya tempat kediaman  hukum (berdomisili) yang tetap dan seumumnya di kantor Panitera Pengadilan Negeri di Palu

Bagian Penutup/

Tempat penandatangan Kontrak/Pencantuman saksi-saksi/klausula kontrak sebagai alat bukti

Demikian perjanjian sewa menyewa ini disetujui dan ditandatangani di Palu dengan dihadiri dan ditandatangani oleh saksi-saksi yang dikenal oleh kedua belah pihak , dibuat dengan rangkap 2 (dua) bermetarai cukup yang masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama untuk masing-masing pihak…………………………………………………………………..
Ruang Tanda Tangan Para Pihak PIHAK PERTAMA                            PIHAK KEDUA

Putraman Labalo                                Ashar Dg Sule

Ruang Tanda Tangan Saksi-Saksi Saksi-saksi

Lakaseng Sitompul                      Syamsudding Harahap

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: