Mengenal Burung Maleo

Tentu anda sudah mengenal dan tahu apa itu burung maleo? tapi sebagian dari anda mungkin belum tahu lebih dalam akan burung maleo, dalam posting saya kali ini saya akan menjelaskan sedikit mengenai burung Maleo….🙂

maleo

Burung Maleo atau yang dalam bahasa latin disebut Macrocephalon Maleo adalah satwa endemik sulawesi, artinya burung ini tidak bakal ditemukan di wilayah lain selain Sulawesi…. wah bangganya punya burung khas ini …🙂

Sepintas unggas ini mirip seperti ayam jago. Namun ketika ” sang ayam ”  itu terbang dan hinggap di batang-batang pohon, barulah kita sadar bahwa unggas itu seekor burung maleo…. bisa terbang juga ni🙂

P2150986

Bentuk tubuhnya yang unik dan spesifik itu membuat perhatian di tingkat lokal dan Internasional, karena hewan ini bersifat endemik tak banyak bahkan sebagian besar masyarakat, khususnya masyarakat Sulawesi Tengah yang belum melihat bagaimana bentuk burung maleo itu.

Untuk itu masyarakat Sulawesi tengah melaluai SK. Gubernur Sulawesi Tengah No. 188.44/1067/RO/BKLH/1990 tanggal 24 Februari 1990, Maleo ditetepkan sebagai satwa maskot Propinsi Sulawesi Tengah.

Bagaimana dengan penyebarannya?😉

Di Indonesia burung maleo secara alami tersebar di Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan.

Sulawesi Tengah memiliki populasi burung maleo yang tinggi dibandingkan Sulawesi Utara, Tenggara dan Selatan…. 😦

P2150998

karena saya tinggal di Sulawesi tengah, maka saya akan mengulas yang di Sulawesi tengah saja🙂

Maleo di Sulawesi Tengah :

  1. Didalam kawasan konservasi : Suaka margasatwa Bangkiriang ( Kab. Banggai ), Cagar Alam Morowali ( Kab. Morowali ), Suaka margasatwa Pinjan Tanjung Matop ( Kab. Toli-toli ) dan Taman Nasional Lore Lindu ( Kab. Donggala/Poso ).
  2. Luar kawasan : Di Desa Wosu Kec. Bungku Barat, Kab. Morowali dan Desa Piore Kec. Sausu, Kab. Parigi Moutong.

Secara Morfologis :

Burung maleo mempunyai berat sekitar 3 kg dengan panjang dari paruh sampai ke ekor  kurang lebih 23 cm dalam keadaan berdiri normal, ukuran badan antara jantan dan betina hampir sama.

Badan tertutup oleh bulu yang pendek ( 2-5 cm ), burung maleo maleo betina pada bagian punggungnya berwarna hitam dan bagian dadanya berwarnah putih, sedangkan burung maleo jantan pada bagian dadanya berwana putih kemerah-merahan.

Bulu sayapnya berwana hitam, panjang sayapnya sekitar 25 cm dan panjang leher sekitar 14 cm.

Bagian atas kepala tertutup jengger dengan bentuk seperti topi baja berwarna hitam dengan tebal kurang lebih 2 cm dan tingginya kurang lebih 2,5 cm. Dua buah mata terletak di bagian samping yang di kelilingi selaput berwarna kuning dan berbentuk bulat telur. Kaki bagian atas (paha) tertutup oleh bulu yang berwarna hitam dan panjang, kaki bagian atas tersebut sekitar  10 cm. Kaki bagian bawah tertutup oleh  kulit tebal warna abu-abu dengan panjang sekitar 8 cm dan tidak di tumbuhi oleh bulu. Bagian paling bawah terdiri dari 4 buah jari dengan panjang antara 4-5 cm dengan kuku berwarna abu kehitaman sepanjang 1-1,5 cm.

Berat telur burung maleo mencapai 230 gram, berbentuk oval dengan panjang sekitar 11 cm, garis tengahnya mencapai 6 cm dan warna kulitnya putih kemerah-merahan. Maleo merupakan burung tanah, pemakan buah dan serangga.

Bagaimana perkembangbiakannya ?🙂 ?

Maleo bertelur didalam lubang tanah yang digali pada tanah yang berpasir atau berkoral desekitar air panas. Penggalian dilakukan oleh sepasang maleo secara bergantian. Dalamnya lubang bertelur di setiap tempat tidak sama, lubang yang paling dalam yang pernah diteliti dan diukur ± 1,5 m. Dari penelitian perbedaan kedalaman lubang yang berbeda di setiap tempat di duga adanya perpedaan suhu antara 32 – 35˚ . Tiap lubang 1 telur. Diperkirakan benjolan di kepalanya ( kapseti ) adalah alat pengukur suhu. Telur diletakkan dengan posisi yang lebih runcing berada dibawah, selanjudnya telur ditimbuni tanah sampai permukaan, rata dengan sekitarnya. Telur tinggal dalam lubang tanpa di erami. Musim maleo bertelur antara bulan april sampai dengan bulan desember setiap tahunnya. Jarak bertelur burung maleo ± 15 hari lamanya sesudah ditanam dan menetas 76 – 90 hari.

P2030115

Pada proses penetasan ini terdapat keunikan bahkan keajaiban dinama anak maleo yang baru menetas sanggup menggali tanah yang menimbunnya sampai permukaan. Dari hasil penelitian diketahui rata-rata anak maleo membutuhkan waktu 1 hari untuk dapat keluar dari lubang dan setelah anak maleo keluar, istirahat kurang lebih ± 5 menit  baru kemudian terbang sejauh ± 15 m menuju kehidupan yang baru dihutan yang mungkin telah dikenal secara naluri.

Habitat :

Burung maleo merupaka salah satu jenis satwa yang untuk hidupnya memerlukan habitat tertentu guna meletakkan telurnya agar bisa menetas secara alamia, yakni tanh yang berpasi panas (disekitar pantai dengan hamparan  pasir yang tebal, terlindung dari deburan ombak dan sekitar sumber air panas dengan kedalaman yang cukup tebal).

Sifat hidup :

Burung maleo merupakan jenis satwa liar yang mempunyai sifat aneh, yang tidak memperhatikan kelangsungan hidup keturunannya (meletakkan telurnya didalam pasir panas dan dibiar tanpa pengawasan sama sekali dari induknya sampai telur tersebut menetas, kemudian setelah menetas burung yang baru lahir tersebut haus cari makanan sendiri tanpa bimbingan dari induknya dan memulai hidup baru dialam bebas). Burung maleo ini sekalipun mempunyai sayap dengan bulu yang cukup panjang tetapi lebih senang berjalan dari pada terbang.

Ancaman kelestarian :

Pemanfaatan / pengambilan telur secara berlebihan dan tidak terkontrol untuk konsumsi yang terjadi hampir di semua tempat pengerusakan habitat, dan musim telur yang terbatas.

Narasumber :

P1060934

Nama

Pangkat / Golongan

Jabatan

Herman Sasia

Pengatur Tk I, II/d

Polhut Pelaksana

(Yang sehari-hari bertugas sebagai Kepala Resort Saluki di Balai Taman Nasional Lore Lindu)

Taxonomi :

Kelas→

Ordo→

Family →

Species →

Status →

Aves

Megapolidae

Megapodius

Macrocephalon Maleo

Dilingdungi Undang-undang dalam Appediks I CITES

anda juga dapat mengetahui lebih dalam tentang :
Burung Maleo Anti Poligami disini

Jika anda ingin tahu tingkah laku Burung maleo, anda dapat download Video Maleo :

[DOWNLOAD DISINI]

12 Tanggapan

  1. Terima kasih atas info..jenis burung ini ada ditempuakn di Kudat Sabah Malaysia..namun saya tidak pasti sama ada habitat yang sama atau tidak. tetapi ciri2 sama berdasarkan penulisan ini..

  2. jgn sampe maleo tinggal nama. . kayak di sulawesi tenggara, burung maleo menghilang. saya sangat prihatin. jaga dan lestarikan dia dimanapun berada.

  3. terima kasih banyak
    infonya sangat membantu

  4. jgn sampai punah.

  5. wah makasih banyak ya bang atas tulisannya,,apa so lama betul le ana cari ini barang,,kalaw bisa bang msih ada yang lain tentang bahan referensi untuk kepustakaannya bisa di cantumkan ataw minta tolong kirim ke emailq ya bang,,makasih sebelumnya

  6. Senang bisa membaca berita tentang maleo dari sulawesi tengah, dan salut atas upayanya untuk memperkenalkan maleo kepada masyarakat luas.

  7. Sayang ya ama maleo….!!!

  8. maleo ku sayang

  9. he he he…..🙂 karena saya salut dengan Bapak…. jadi mohon bimbingan sebelumnya…. maaf ga izin ngelink…. karena saya yakin Bapak pasti setuju…..
    Blog Bapak Sangat Mantap… semoga Blog saya juga bisa berkembang pesat….🙂😦

  10. makasih banyak, bli. udah melink blog saya soal maleo.tulisan bli jg sagt bgus bagi referensi ilmu pengetahuan tentang burung endemik sulawesi ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: